Santunan Ramadan Jadi Momentum Konsolidasi, IKA PMII Kaltim Ajak Alumni Perkuat Sinergi
Samarinda – Turut menyemarakkan bulan suci Ramadan, Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Timur menggelar pembagian santunan bagi anak yatim dan kaum duafa.
Kegiatan mulia ini dirangkai dengan acara buka puasa bersama. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi akbar yang dihadiri oleh para alumni dan kader PMII dari seluruh penjuru Kaltim.

Ketua PW IKA PMII Kaltim, Syafruddin, mengaku sangat bangga dan bersyukur melihat antusiasme para kader yang hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan di bulan penuh berkah ini.
“Ini momen yang indah bagi kita karena kembali dipertemukan dalam nuansa Ramadan. Ramadan mengajarkan kita tidak hanya menjadi insan yang bertakwa, tetapi juga mengajarkan untuk berbagi kepada sesama,” ujar Syafruddin dalam acara di Aula Kampus I UINSI Samarinda pada Jumat (27/2/2026).
Selain menebar manfaat lewat santunan yatim dan duafa, Syafruddin juga memanfaatkan momen kumpul kebersamaan ini untuk membakar semangat para kader.
Ia mengajak seluruh elemen IKA PMII Kaltim untuk terus menjaga kekompakan dan merapatkan barisan di dalam tubuh organisasi.
Untuk menggambarkan betapa pentingnya sebuah persatuan, Syafruddin mengambil perumpamaan sederhana namun sarat makna, yakni filosofi sapu lidi.
“Satu lidi tidak akan bisa membersihkan apa pun. Namun ketika lidi-lidi itu disatukan menjadi sapu, maka ia mampu membersihkan apa pun yang ada di ruangan atau di mana pun. Filosofi ini harus kita pegang teguh sebagai warga pergerakan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa setiap kader pergerakan pasti memiliki jalan perjuangan, cita-cita, dan harapannya masing-masing.
Namun, cita-cita besar tersebut diyakini hanya akan terwujud apabila terjalin sinergi yang kokoh di antara para alumni.
Lewat kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini, PW IKA PMII Kaltim berharap acara tersebut tidak sekadar berakhir sebagai rutinitas seremonial tahunan belaka.
“Harapan besar, dengan perkumpulan ini sebagai pendorong komitmen sosial kader sekaligus memperkuat konsolidasi internal organisasi pergerakan ke depannya,” tutupnya.
(Sf/Rs)

