DaerahKalimantan Timur

Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

kubarterkini.com/ – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Edi Oloan Pasaribu, S.T.,M.M anggota DPR Ri fraksi Partai Amanat Nasional , menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Kota Samarinda.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, dan unsur pemerintahan daerah. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai luhur bangsa di tengah tantangan era digital dan globalisasi.

Dalam sambutannya, Edi Oloan Pasaribu, S.T.,M.M menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan persatuan Indonesia. “Di tengah perkembangan zaman yang cepat, kita harus terus menguatkan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara, taat pada UUD 1945 sebagai konstitusi, menjaga NKRI sebagai bentuk negara, serta menghormati keberagaman melalui semangat Bhinneka Tunggal Ika. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk mewariskan Indonesia yang kuat kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Santunan Ramadan Jadi Momentum Konsolidasi, IKA PMII Kaltim Ajak Alumni Perkuat Sinergi

Acara yang berlangsung interaktif ini juga membuka sesi diskusi, di mana peserta dapat bertanya dan berbagi pandangan mengenai isu-isu kebangsaan terkini, seperti tantangan hoaks, intoleransi, dan pembangunan daerah di Kalimantan Timur.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur dalam menjalankan fungsi representasi dan edukasi kepada masyarakat, sejalan dengan program MPR RI untuk memperkuat wawasan kebangsaan di seluruh penjuru nusantara.